pasti pernah ada cerita: demi menciptakan satu kemerdekaan, para pejuang harus melanggar seribu peraturan.
jadi jika aku harus melanggar beberapa peraturan, untuk satu detik disamping kamu, artinya aku sudah berhasil menciptakan satu detik kemerdekaan untuk diri aku sendiri. sedangkan untuk detik-detik berikutnya, aku tidak akan sempat memikirkannya. jika kamu menyuruh aku memikirkan detik-detik berikutnya sekarang, sama saja kamu ingin aku memutuskan untuk melepas satu detik kemerdekaan itu dengan berat hati. dan setelah itu terjadi, setengah mati melupakanmu adalah hukumannya.
maka ini, adalah ketika otak harus menimang-nimang, menunggu beberapa kemungkinan. tetapi disaat yang bersamaan, hati siap menerima hukuman.
-Zarry Hendrik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar