Di suatu hari, Rojali berkata kepada Juleha yang duduk disampingnya. Pada waktu itu, angkot yang ditumpangi mereka berjalan lamban. Kata Rojali :
Juleha, mencintaimu bukan sekedar aku ingin mendapatkanmu. Tetapi aku ingin menjaga apa yang Tuhan anugerahkan kepadaku.
Memperjuangkanmu bukan sekedar menunggu suatu celah dimana aku bisa menaklukan dirimu. Tetapi adalah bagaimana aku bisa menaklukan diriku sendiri demi kamu.
Mengharapkanmu bukan sekedar aku berlutut berdoa berulangkali menyebut namamu. Tetapi adalah percaya bahwa suatu saat nanti aku pasti takdirmu.
Memilikimu bukan sekedar merasa bangga telah mendapatkanmu . Tetapi aku lebih merasa telah beruntung karena disampingmu.
Merindukanmu bukan sekedar mengingat cerita yang pernah aku lewati bersamamu. Tetapi adalah betapa aku antusiasnya menanti hal-hal ajaib yang akan aku lewati denganmu.
Kamu: bukan sekedar wanita yang layak aku kagumi dengan jujur. Tetapi juga seorang wanita yang bisa apa adanya mengagumiku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar