Minggu, 14 Juni 2009

jika ya katakan ya jika tidak katakan tidak!
bukankah lebih dari itu berasal dari si jahat?

Sigmund Freud saja pernah 30 tahun mencari tahu apa keinginan mahluk sejenis kamu, tetapi ia tidak berhasil menemukannya. Apa lagi aku?!
padahal aku sudah mencari tahu berapa jarak tempuh dari kota mu ke kota ku, mengepak-ngepak cahaya, siap meluncur dengan bersepatukan seni aksara. tetapi kau malah membahas jarak lain antara kita yang terlalu jauh untuk dijangkau dan terlalu tinggi untuk di daki.
aku tidak akan beranjak dari tanah ini, jika kau sudah ditaklukan ditanah sana.
manusiawi jika aku berbalik arah.

pantas saja Sigmund Freud gagal.
karena mahluknya sendiripun juga tidak tahu apa yang ia ingini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar